Badan Keahlian Teknik Industri – Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI–PII) mengadakan audiensi strategis dengan Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Bapak Dwi Larso, sebagai upaya memperkuat sinergi antara dunia keinsinyuran dan pengembangan sumber daya manusia unggul melalui program beasiswa pendidikan.
Audiensi ini bertujuan untuk mendorong penguatan pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang berorientasi pada penciptaan teknopreneur tangguh, inovatif, dan berdaya saing global, sebagai fondasi menuju Indonesia sebagai negara maju.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BKTI–PII, Ir. Wiza Hidayat, ST., GP., IPU., ASEAN Eng., didampingi oleh Direktur Eksekutif Investasi & Kerja Sama Industri BKTI–PII, Ir. Antripi Ilantono, Direktur Eksekutif Kerja Sama Universitas & Jaringan Nasional BKTI–PII, Sandyka, serta Sekretaris Deputi Kerja Sama Universitas & Jaringan Nasional BKTI–PII, Firmansyah Baharinainggolan.
Dalam audiensi ini, BKTI–PII menyampaikan pandangan strategis mengenai pentingnya dukungan LPDP terhadap pengembangan insinyur dan talenta teknik industri yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kapasitas kewirausahaan berbasis teknologi, inovasi, dan pemahaman industri. Sinergi antara pendidikan tinggi, dunia industri, dan kebijakan pembiayaan pendidikan dinilai krusial untuk menjawab tantangan global serta mempercepat transformasi ekonomi nasional.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen BKTI–PII dalam mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia insinyur Indonesia melalui kemitraan yang strategis, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi pembangunan bangsa.
BKTI–PII optimistis bahwa kerja sama dengan LPDP akan membuka peluang lebih luas bagi lahirnya generasi insinyur dan teknopreneur Indonesia yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.


