Dorong Akselerasi Industri Hijau, BKTI-PII Gelar Seminar Nasional & Konvensi Wilayah Pertama di Riau!

Rabu, 21 Mei 2025 menjadi momen bersejarah bagi Badan Kejuruan Teknik Industri – Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI–PII) dengan terselenggaranya Konvensi Wilayah BKTI–PII pertama yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional Teknik Industri 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Riau dan menjadi tonggak penting dalam penguatan organisasi BKTI–PII di tingkat wilayah sekaligus pengembangan peran insinyur Teknik Industri dalam mendukung pembangunan nasional.

Mengusung tema “Peningkatan Kapasitas SDM untuk Akselerasi Industri Hijau Nasional”, kegiatan ini menegaskan komitmen BKTI–PII dalam mencetak insinyur Teknik Industri yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global, serta mampu berkontribusi nyata dalam transisi menuju industri nasional yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Acara secara resmi dibuka oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, antara lain Dr.-Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, M.B.A., IPU. selaku Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr. H. Saidul Amin, M.A. selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Ir. Wiza Hidayat, S.T., G.P., IPU., ASEAN Eng. selaku Ketua BKTI–PII, Ir. Ulul Azmi, S.T., CST., IPM., ASEAN Eng. selaku Ketua PII Wilayah Riau, serta H. Boby Rachmat, S.STP., M.Si., AIFO-P selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau. Para pimpinan menekankan pentingnya sinergi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, industri, dan pemerintah daerah dalam menyiapkan SDM unggul untuk menjawab tantangan industri masa depan.

Salah satu agenda utama dalam Konvensi Wilayah ini adalah penetapan Ketua BKTI–PII Wilayah Riau periode 2025–2028, yang secara resmi menetapkan Ir. Widya Laila, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. sebagai ketua terpilih. Penetapan ini menjadikan BKTI–PII Wilayah Riau sebagai pelopor penyelenggaraan Konvensi Wilayah BKTI se-Indonesia, sekaligus membuka babak baru penguatan peran BKTI–PII di tingkat daerah.

Komitmen terhadap keberlanjutan tidak hanya tercermin dalam forum diskusi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi penanaman 1.000 pohon sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan. Aksi ini menjadi simbol dukungan BKTI–PII terhadap pengembangan industri hijau yang berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan nasional dan global.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama antara BKTI–PII dengan Komunitas Ilmuwan dan Profesional Muslim Indonesia (KIPMI), serta antara BKTI–PII dengan PII Wilayah Riau. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam bidang profesi, pendidikan, riset, dan pengembangan kapasitas keinsinyuran Teknik Industri di masa mendatang.

Rangkaian acara juga diisi dengan sesi seminar nasional yang menghadirkan narasumber ahli dari kalangan akademisi, praktisi industri, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) lingkungan, yang membahas arah strategis, tantangan, dan peluang pengembangan industri hijau di Indonesia. Diskusi ini diharapkan mampu menghasilkan gagasan dan rekomendasi strategis yang relevan bagi pembangunan industri nasional.

Melalui Konvensi Wilayah dan Seminar Nasional ini, BKTI–PII menegaskan perannya sebagai mitra strategis pembangunan nasional dalam menyiapkan insinyur Teknik Industri yang profesional, berintegritas, dan berwawasan keberlanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masa depan industri Indonesia yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan, menuju Indonesia Emas 2045

Leave a Reply